Polda Metro Jaya 2 Hari Beroperasi Dengan Kandangi 115 Travel Gelap
Polda Metro Jaya 2 Hari Beroperasi Dengan Kandangi 115 Travel Gelap - Travel adalah sebuah perjalanan seseorang dari satu tempat ketempat lain dengan didalamnya mengandung unsur strategi, tantangan, pengetahuan, serta tujuan dan dapat ditempuh dalam kurun waktu yang cukup lama mulai dari seminggu atau bahkan bertahun-tahun yang dilakukan oleh berbagai kalangan dari pemuda Kepolisian Daerah (biasa disingkat Polda) merupakan satuan pelaksana utama kewilayahan Kepolisian Republik Indonesia yang berada di bawah Kapolri. Polda bertugas menyelenggarakan tugas Polri pada wilayah tingkat I, yaitu Provinsi. Polda merupakan perpanjangan tangan langsung dari Mabes Polri. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menangkap 115 kendaraan travel gelap di wilayah Jakarta dan sekitarnya hanya dalam waktu dua hari operasi yakni 27 hingga 28 April 2021. "Perlu diketahui, Club388 Indonesia dalam waktu dua hari, kami sudah mengamankan 115 (kendaraan travel gelap)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dikutip ANTARA, Jumat (30/4/2021).
1. Travel gelap yang dikandangi hasil patroli siber dan penangkapan di jalur tikus
2 Hari Operasi, Polda Metro Jaya Kandangi 115 Travel Gelap
Yusri menjelaskan 115 kendaraan travel gelap tersebut terjaring operasi gabungan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Operasi tersebut dilakukan baik melalui patroli siber di media sosial dan pengawasan langsung di jalur mudik. "Yang diamankan oleh Ditlantas dan jajarannya bersama teman-teman dari Dishub di sini adalah, pertama kami patroli siber, dan menemukannya di media sosial. Kemudian, menangkap langsung melalui jalur-jalur tikus," ujar Yusri.
2. Travel yang diamankan juga karena tak memiliki izin trayek
2 Hari Operasi, Polda Metro Jaya Kandangi 115 Travel Gelap
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, menyatakan meski kebijakan larangan mudik belum diberlakukan, ratusan travel gelap diamankan karena tidak memiliki izin trayek. "Kendaraan bermotor yang tidak memiliki izin trayek atau mengangkut penumpang atau sering dikenal dengan travel gelap," kata Sambodo di Polda Metro Jaya. Sambodo lantas merincikan 115 travel gelap itu terdiri dari 64 unit minibus atau elf dan 51 mobil penumpang perorangan. Tujuan operator travel gelap tersebut antara lain beroperasi ke daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Lampung.
3. Sopir dikenakan sanksi tilang
2 Hari Operasi, Polda Metro Jaya Kandangi 115 Travel Gelap
Atas perbuatannya, sopir travel gelap tersebut dikenakan sanksi tilang. Sebagaimana diatur dalam Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Mereka terancam pidana dua bulan penjara atau denda maksimal Rp500 ribu. "Kepada penumpangnya, kami berikan pilihan, apakah dikembalikan ke tempat asal dia naik atau kami antar ke terminal," ujar Sambodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *