Inilah Tahapan Orangtua Membimbing Anak Menggunakan Komputer

Inilah Tahapan Orangtua Membimbing Anak Menggunakan Komputer

Inilah Tahapan Orangtua Membimbing Anak Menggunakan Komputer - Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer pada awalnya dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmetika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini keberadaan komputer telah manjadi bagian besar dalam kehidupan manusia, segalanya telah terkomputerisasi. Sulit rasanya membayangkan kehidupan masa kini tanpa komputer. Tak heran kalau zaman sekarang orang tua harus  memperkenalkan anak pada komputer sejak dini, Club388 Indonesia tujuannya agar mereka tak tertinggal pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ketika anak mulai mengutak-atik komputer di rumah, jangan langsung dilarang Ma. Orangtua harus menyadari, tantangan masa depan pasti akan lebih dinamis dan kompetitif. Apabila anak latihan terus-menerus, maka dapat meningkatkan kemampuan di berbagai bidang. Namun beberapa bahaya tidak dapat dipungkiri. Maka dari itu peran orangtua dalam  menetapkan batasan bagi anak pada komputer. Simak yuk tahapan apa saja yang harus Mama lakukan saat anak belajar menggunakan komputer:
1. Awasi anak
1. Awasi anak
Anak yang sudah bisa memencet tombol di komputer, bukan berarti anak itu siap untuk menggunakan media elektronik lho. Jangan biarkan ia memakai komputer tanpa pengawasan. Mulai dari awal mereka mengutak-atik komputer Mama harus awasi, tujuannya agar anak menerima paparan yang bijak dalam menggunakan komputer.
2. Batasi waktu
2. Batasi waktu
Nah, disarankan jika anak sudah mulai bisa menggunakan komputer. Sebaiknya membatasi sebanyak 30 menit setiap kali ia duduk di depan komputer. Mama pun bisa manfaatkan useraccount di komputer, lalu mengatur berapa jam useraccount komputer dapat digunakan oleh si Kecil. Sebab, apabila  anak lebih banyak menggunakan waktunya bermain komputer berdampak akan membuat waktu anak dengan orangtua berkurang.
3. Kenalkan komputer sesuai usianya
3. Kenalkan komputer sesuai usianya
Ma, si Kecil mulai suka mengutak-atik komputer itu tak ada salahnya. Tapi kenalkan komputer sesuai usianya ya? Misal: anak masih berusia 4 tahun, Mama dapat mulai membimbingnya memegang mouse atau mengetik huruf-huruf keyboard. Dengan cara lain pun juga bisa, yaitu menyajikan program edukasi yang cocok untuk usianya.
4. Komunikasi dengan anak
4. Komunikasi anak
Boleh-boleh saja si Kecil memakai perangkat komputer Mama di waktu luangnya. Namun Mama juga perlu komunikasi dengannya, beri pemahaman padanya kalau ia tidak serta merta bisa menggunakannya, ada baiknya Mama memasang password dan tidak menaruh komputer di kamarnya agar mereka tidak bisa menggunakan komputer tanpa izin orangtua.
5. Buat peraturan
5. Buat peraturan
Mama pun juga harus buat kesepakatan dengan anak. Salah satunya membuat peraturan mengenai apa yang boleh dan tidak boleh yang dilakukan dengan komputer. Libatkan mereka dalam membuat peraturannya ya Ma. Agar ia dapat merasakan tanggung jawab untuk melakukan setiap poin pada peraturan yang dibuat bersama. Anak-anak yang belajar komputer dengan rasa gembira bisa menjadi pengalaman menyenangkan bagi mereka. Tetapi selalu ingatkan bahwa anak butuh interaksi langsung dengan anggota keluarga, yaitu interaksi yang murni dan langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *