Harga Emas Telah Naik Lagi Menjadi Rp962 Ribu per Gram

Harga Emas Telah Naik Lagi Menjadi Rp962 Ribu per Gram

Harga Emas Telah Naik Lagi Menjadi Rp962 Ribu per Gram - Emas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Au (bahasa Latin: 'aurum') dan nomor atom 79. Sebuah logam transisi (trivalen dan univalen) yang lembek, mengkilap, kuning, berat, "malleable", dan "ductile". Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam mengalami kenaikan pada Kamis (27/5/2021). Berdasarkan pantauan IDN Times dari logammulia.com, harga emas hari ini naik sebesar Rp700 ribu menjadi Rp962 ribu per gram per pukul 10.45 WIB. Emas tidak bereaksi dengan zat kimia lainnya tetapi terserang oleh klorin, fluorin dan aqua regia. Di sisi lain, Dilansir dari Livechat Live22 harga jual kembali atau buy back juga mengalami kenaikan sebesar Rp7 ribu menjadi Rp872 ribu per gram.
1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain
Berikut ini harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:
  • Maka Harga emas 0,5 gram: Rp531 ribu
  • Harga emas 1 gram: Rp962 ribu
  • Maka Harga emas 2 gram: Rp1,864 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp2,771 juta
  • Maka Harga emas 5 gram: Rp4,585 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp9,115 juta
  • Maka Harga emas 25 gram: Rp22,662 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp45,245 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp90,412 juta
Maka Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
2. Emas adalah aset aman investasi
Pramuniaga menunjukkan emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) yang kini harganya melonjak dari Rp860 ribu menjadi Rp961 ribu per gram akibat turunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar seiring merebaknya wabah COVID-19.di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/4) (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti. Dengan demikian, di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega karena tidak semua aset yang dimilik melemah nilainya. Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
3. Tentukan dulu tujuan investasimu sebelum membeli emas
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham. Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi. Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *